Sang Bima
Jujur MutlakBeraniKokohPencari Hakikat
“

Filosofi & Nasihat Luhur

"Kebenaran tidak butuh kata-kata manis yang berbunga. Kebenaran hanya butuh keteguhan langkah yang tak pernah surut."
Satria Pandawa • Werkudara Perkasa

ꦱꦁ ꦧꦶꦩ

Sang Bima

Bratasena — Ksatria Jujur Pencari Tirta Suci

Asal-Usul & Kisah Pewayangan

Putra kedua Pandu dan Kunti, titisan Batara Bayu sang dewa angin. Bertubuh raksasa tegap dengan kuku jempol sakti Pancanaka. Bima tidak pernah menggunakan bahasa krama inggil yang feodal kepada siapa pun kecuali kepada Sang Hyang Dewa Ruci dan ibundanya, lambang kejujuran nurani yang tak kenal kepalsuan.

Simbolisme & Makna Hidup

Bima adalah ksatria pencari kebenaran sejati. Dalam lakon Bima Suci, ia diperintahkan mencari Tirta Prawitasari hingga menyelami samudra terdalam, di mana ia bertemu Dewa Ruci (hakikat jati dirinya) dan meraih kesempurnaan rohani (Manunggaling Kawula Gusti).

Ajaran Luhur

Kejujuran Tanpa Kompromi

Bima pantang berbohong, pantang menjilat, dan pantang ingkar janji seberat apa pun resikonya.

Tekad Mencari Jati Diri

Tidak pernah gentar menghadapi badai samudra kehidupan demi mencapai pemahaman batin tertinggi.

Pusaka & Ajian Sakti

Kuku Pancanaka

Kuku jempol tangan kanan dan kiri yang tajam laksana belati baja pusaka para dewa.

Gada Rujakpala

Gada pusaka penghancur keangkaramurkaan dan pelindung kaum tertindas.

Aji Bandung Bandawasa

Kekuatan fisik luar biasa laksana seribu gajah perkasa penopang bumi.

Koleksi Karakter

Jelajahi Tokoh Lainnya

Lihat Semua di Katalog →