ꦏꦠꦭꦺꦴꦒ꧀ ꦠꦺꦴꦏꦺꦴꦃ ꦮꦪꦁ
Katalog Tokoh Pewayangan
Telusuri watak filosofis, kisah heroisme, dan pusaka sakti para ksatria, punakawan, serta raja-raja dalam warisan agung wiracarita pewayangan Jawa.
Menampilkan 9 tokoh pewayangan
ꦏꦾꦲꦶ ꦱꦼꦩꦂPunakawan • Pamong Para Ksatria
Kyai Semar
Semar Badranaya — Tokoh Pamong Sejati
Penjelmaan Batara Ismaya yang turun ke marcapada (dunia manusia) sebagai abdi sekaligus pamong pengayom para ksatria berbudi luhur. Semar digambarkan bertubuh tambun, berkuncung putih, memiliki mata berair (menangis untuk kesusahan rakyat) namun bibir tersenyum (melambangkan ketabahan dan kegembiraan batin).
ꦏꦾꦲꦶ ꦥꦺꦠꦿꦸꦏ꧀Punakawan • Cerdas & Jenaka
Kyai Petruk
Petruk Kantong Bolong — Simbol Ketangkasan Berpikir
Putra kedua Semar berhidung panjang menjulang dan bertubuh jangkung. Petruk adalah sosok yang cerdas, tangkas berbicara, dan pandai mencairkan suasana tegang dengan lelucon filosofis yang menyentil kebenaran.
ꦏꦾꦲꦶ ꦧꦒꦺꦴꦁPunakawan • Kritis & Jujur
Kyai Bagong
Bagong Bawor — Penyuara Kebenaran Tanpa Takut
Putra bungsu Semar yang tercipta dari bayangan Semar sendiri atas kehendak Sang Hyang Tunggal. Berwujud bulat pendek dengan mata melotot dan bibir tebal terbuka lebar, Bagong berbicara dengan nada suara berat bergemuruh.
ꦱꦁ ꦲꦂꦗꦸꦤSatria Pandawa • Penengah Pandawa
Sang Arjuna
Permadi — Ksatria Tampan Berhati Baja
Anak ketiga Prabu Pandu Dewanata dan Dewi Kunti (penengah Pandawa Lima), merupakan titisan Batara Indra sang dewa petir dan keindahan. Menguasai kadipaten Madukara dengan ketampanan yang memikat seluruh jagad dan kemahiran memanah tanpa tanding.
ꦱꦁ ꦒꦠꦺꦴꦠ꧀ꦏꦕSatria Pandawa • Ksatria Pringgandani
Sang Gatotkaca
Raden Tetuka — Otot Kawat Balung Wesi
Putra perkasa Sang Werkudara (Bima) dengan Dewi Arimbi (bangsawan bangsa raseksa). Sejak bayi dicelup ke dalam kawah Candradimuka dan ditempa dengan berbagai pusaka para dewa, menjadikannya ksatria sakti bertubuh sekuat baja yang mampu terbang di angkasa tanpa sayap.
ꦤꦭ ꦒꦫꦺꦁPunakawan • Bijak & Bersahaja
Nala Gareng
Gareng Cakruk — Lambang Kehati-hatian Melangkah
Anak sulung Semar (putra angkat) yang memiliki tubuh serba simbolik: mata juling, tangan bengkok/ceko, dan kaki berjingkit pincang. Dahulu bernama Bambang Sukodadi, seorang ksatria tampan yang bertarung melawan Petruk karena kesombongan, hingga wajah dan raga mereka berubah saling menyadarkan.
ꦱꦁ ꦧꦶꦩSatria Pandawa • Werkudara Perkasa
Sang Bima
Bratasena — Ksatria Jujur Pencari Tirta Suci
Putra kedua Pandu dan Kunti, titisan Batara Bayu sang dewa angin. Bertubuh raksasa tegap dengan kuku jempol sakti Pancanaka. Bima tidak pernah menggunakan bahasa krama inggil yang feodal kepada siapa pun kecuali kepada Sang Hyang Dewa Ruci dan ibundanya, lambang kejujuran nurani yang tak kenal kepalsuan.
ꦥꦿꦧꦸ ꦫꦃꦮꦤPrabu Alengka • Dasamuka
Prabu Rahwana
Rahwana — Raja Angkara Berkepala Sepuluh
Raja raksasa sakti penguasa kerajaan Alengka Diraja. Memiliki sepuluh kepala (Dasamuka) yang menggambarkan sepuluh hawa nafsu duniawi yang rakus dan tak terkendali. Rahwana memiliki kesaktian luar biasa berkat Aji Pancasona dan Rawarontek yang membuatnya tak bisa mati jika jasadnya masih menyentuh bumi.
ꦉꦱꦶ ꦢꦿꦺꦴꦤPujangga Hastina • Guru Besar
Resi Drona
Begawan Drona — Guru Sakti Padepokan Sokalima
Brahmana sakti pendiri padepokan Sokalima yang menjadi guru agung ilmu memanah, senjata, dan strategi perang bagi seratus Kurawa dan lima Pandawa. Memiliki ikatan batin yang sangat dalam kepada putranya, Aswatama, dan murid kesayangannya, Arjuna.